Cara melakukan konfigurasi jaringan LAN

Cara melakukan konfigurasi jaringan LAN , Sebuah jaringan komputer yang digunakan pada suatu tempat sudah pasti sebelumnya akan melewati tahap konfigurasi sehingga bisa berfungsi dengan baik sesuai dengan jalurnya masing - masing. Tanpa adanya konfigurasi jaringan komputer ini tidak akan bisa difunngsikan dengan baik. Pada kesempatan kali ini komputerdia.com akan mencoba memaparkan bagaimana cara melakukan konfigurasi jaringan komputer dengan type LAN.

Pengaturan sebuah konfigurasi pada jaringan komputer memang sangat menentukan sekali untuk sebuah jaringan yang kita bangun, apakah jaringan komputer tersebut bisa berfungsi dengan baik atau tidak. Perlu anda ketahui bahwa jaringan yang tidak memiliki basis server atau yang kita kenal dengan istilah peer to peer memang sangat memungkinkan usernya untuk melakukan aktivitas berbagi pakai, untuk setiap computer yang berada dalam jaringan tersebut, perlu dilakukannya sebuah pengaturan IP Address, Ip Gateway, IP DNS, serta Subnet Mask. Secara konsep kerjanya sebuah alamat untuk computer anda dan pengaturanlainnya yang anda tentukan akan diolah dengan otomatis oleh sebuah ISP ketika computer tersebut sudah terhubung dengan internet.


Cara melakukan konfigurasi jaringan LAN

Untuk sebuah jaringan rumahan ( Home Networking ) yang telah kita bahas diatas, bahwa pada sebuah modem atau router yang melakukan pemanggilan internet, maka sebuah alamat IP yang telah diberikan oleh ISP akan dilakukan penyampaian kepada Router, sementara itu router akan bertindak sebagai gateway yang digunakan untuk LAN guna keperluan sebagai syarat untuk bisa mencapai internet.

Pada Router sendiri memiliki setidaknya dua IP Address, yakni IP Publik dan IP Private yang memang diberikan oleh ISP ketika suatu sambungan internet tersebut dibangun. Alamat IP Private adalah “ sebuah default gateway” pada sebuah jaringan LAN, setiap node didalam jaringan LAN yang akan mencapai jaringan internet akan melalui gateway yang memang melakukan proses trafik – trafik yang berada didalam jaringan internal menuju internet.

Setiap Personal Computer harus dibuatkan perbedaan didalam sebuah jaringan yang berdasarkan Almat IP. Service DHCP didalam modem sanagt bisa untuk mengalokasikan suatu IP Address Private dari sebuah NAT. NAT merupakan proses pemetaan suatu alamat IP Private pada IP public yang didaftarkan oleh ISP, pengolahan alamat IP menuju alamat IP public ini juga dilakukan oleh sebuah router yang terpasang pada jaringan LAN tersebut

KELEBIHAN NAT

Kelebihan utama yang dimiliki NAT adalah bisa melakukan sebuah pemisahan antara jaringan internal dengan jaringan eksternal dan hal ini merupakan suatu bentuk firewall serta keamanan jaringan, dimana pada masalah yang berlaku adalah ketika jaringan eksternal seperti jaringan internet yang tidak bisa terkoneksi atau tidak bisa mecapai sebuah jaringan LAN, sedangkan untuk sebuah IP Private hanya diberlakukan untuk jaringan internal saja.


Baca Juga :



Sementara itu untuk servis DHCP sendiri juga melakukan sebuah pengaturan pada sebuah jaringan seprti pada konfigurasi alamat IP server DNS, Subnet Mask, Wins serta gateway kepada computer yang meminta servisnya. Didalam sebuah jaringan Home Network ketika suatu kabel LAN terhubung ke sebuah router modem ADSL + maka pada awalnya sebuah system operasi akan berusaha melakukan aktivitas untuk mendapatkan sebuah IP dari layanan DHCP, dan kemudian system operasi akan melakukan sebuah pengaturan jaringan pada computer dengan metode otomatis berdasarkan hasil pengaturan yang diberikan oleh DHCP.

Begitu juga pada masalah jaringan wireless untuk melakukan sebuah pengaturan jaringan seperti alamat IP, gateway, subnet Mask serta DNS akan dilakukan pengaturan juga oleh sebuah DHCP didalam sebuah router ataupun modem. Tetapi untuk bisa memungkinkan sesuatu wireless adapter Personal Computer bisa terhubung kepada acces point , kita terlebih dahulu harus membuat beberapa konfigurasi pada jaringan wireless LAN yang kita miliki

LANGKAH PENGATURAN WIRELESS ADAPTER

Langkah pertama yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan pengaturan SSID serta sebuah control pada AP modem, kemudian anda harus memastikan akses yang diizinkan hanya untuk akses yang telah melakukan sebuah log ini ke SSID. Untuk keamanan APnya sendiri anda harus memilih suatu teknik ekripsi WPA atau WEP. Untuk sebuah KEY pada AP adalah bentuk nomor – nomor heksadesimal ataupun abjad, tetapi untuk lebih baiknya kita disarankan untuk menggunakan default AP saja serta dianjurkan untuk membuat key sendiri

.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

Post a Comment