Pengertian Kabel Fiber Optik dan Bagian - Bagian Kabel Fiber Optik

komputerdia.com, Fiber Optik merupakan suatu media transmisi yang bahan utamanya terbuat dari serat kaca dan telah dicampurkan dengan bahan plastik yang menggunakan pembiasan cahaya dalam melakukan transmisinya. Sementara itu sumber cahaya yang digunakan adalah berupa laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit.

Namun ada juga yang mendefinisikan Fiber optik adalah abel jaringan yang terbuat dari serat kaca yang dimana jika dihubungkan dengan suatu jaringan internet kabel fiber optik digunakan sebagai media untuk mentransmisikan sebuah arus data yang secara terarah (wireline) yang seterusnya dikenal sebagai kabel jaringan.

Jika karakteristik kabel fiber optik  ini terbuat dari serat kaca, kemudian bagaimana dengan komponen – komponen lainnya yang terdapat pada jenis kabel fiber optik?

Berikut ini adalah pembahasan mengenai komponen – komponen yang dijadikan bahan atau rangkaian yang terdapat pada kabel fiber optik.
Pengertian Kabel Fiber Optik dan Bagian - Bagian Kabel Fiber Optik

Bagian - Bagian Kabel Fiber Optik

  • Bagian Inti / Core
Pada bagian inti / core disini jenis yang digunakan kabel fiber optik ini adalah serat kaca, yang mana serta kaca ini yang menjadikan suatu pengaruh pada kualitas dari kabel fiber optik. Sementara diameter inti dari serat optik mempunyai ukuran yang tentunya berbeda-beda.

kisaran diameter tersebut antara 2 μm sampai 50 μm. jika diameter serat kaca lebih besar maka kualitas yang dihasilkannya pun akan menjadi lebih baik dengan menghasilkan performa yang stabil.

Namun ada juga yang mendefinisikan bagian inti/core ini merupakan bagian paling dalam dan inti dari kabel fiber optik yang terbuat dari silikon, komponen ini adalah komponen yang berguna untuk mentransmisikan gelombang cahaya pada serat kaca.


  • Bagian Cladding
untuk bagian ini adalah sutu komponen yang terbuat dari bahan kaca serta memiliki fungsi sebagai pelindung dari serat yang dijadikan bahan utama dalam kabel fiber optik tersebut. Bagian ini juga sering dikenal juga sebagai jaket Cladding sedangkan untuk ukuran diameternya sendiri jaket clading ini mempunyai ukuran antara  5 μm sampai 250 μm. 

Cladding ini juga selain digunakan sebagai pelindung dari inti kabel fiber optik, juga berfungsi sebagai media yang bertugas untuk memancarkan cahaya dari luar kedalam inti kabel fiber optik.

Selain penjelasan diatas, ada juga yang menjelaskan Cladding ini merupakan lapisan pertama yang berada diluar core. Cladding juga terbuat dari silikon, namun dengan komposisi bahan yang berbeda dengan core. 

Komponen ini berfungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang merefleksikan cahaya – cahaya tembus kembali kepada core. Fenomena ini disebut sebagai pemantulan internal total (total internal reflection)


Pengertian Kabel Fiber Optik dan Bagian - Bagian Kabel Fiber Optik



  • Bagian Coating / Buffer
Untuk lapisan Coating ini juga sering dikenal sebagai mantel dari kabel fiber optik, bagian coating sendiri berbeda dengan bagian inti dan bagian cladding yang dimana kedua komponen tersebut terbuat dari kaca, untuk lapisan coating ini memang didesain dan terbuat dari bahan plastik. 

Fungsi utama dari coating ini adalah sebagai lapisan untuk melindungi segala gangguan fisik dari permukaan kabel seperti lengkungan pada kabel serta kelembaban suatu udara yang dimana dapat berakibat rusaknya bagian lapisan dalam dari kabel fiber optik sendiri. perlu diketahui juga bahwa setia mantel ini  memiliki warna yang berbeda, hal ini ditujukan agar para pengguna fiber optik dapat dengan  mudah melakukan penyusunan urutan core.


  • Bagian Strength Member & Outer Jacket 
Untuk bagian ini memang menjadi bagian yang cukup penting karena lapisan ini menjadi bagian perlindungan utama pada kabel fiber optik. lapisan strength member dan outer jacket ini merupakan lapisan paling luat dari kabel fiber optik, yang mempunyai fungsi  untuk melindungi inti kabel fiber optik dari gangguan fisik secara langsung


Jenis - Jenis Fiber Optik

  • Single Mode
Tipe Single Mode yaitu kabel fiber optik yang mana memiliki inti lebih kecil dengan ukuran 9 micron. single mode ini memiliki fungsi sebagai media untuk mengirimkan suatu sinar laser inframerah biasanya panjang gelombang tersebut memiliki rasio 1300 sampai 1550 nm dimana gelombang ini hanya bisa menyebarkan suatu cahaya melalui satu inti pada suatu waktu.

Disebut single mode karena penggunaan kabel fiber optik ini hanya memungkinkan terjadinya satu modus cahaya saja yang dapat tersebar melalui inti pada suatu waktu.

  • Multimode
Untuk jenis multimode digunakan untuk tujuan komersial. jenis multimode ini mempunyai tugas inti yang lebih besar dan jaringan multimode ini sangat memungkinkan bisa menyebarkan ratusan modus cahaya yang tersebar melalui serat dalam waktu yang bersamaan. Untuk diameternya sendiri, jenis multimode mempunyai diameter antara 62.5 micron serta mempunyai fungsi untuk mengantarkah suatu sinar inframerah dengan ukuran  panjang gelombang antara 850-1300nm.


Tipe-Tipe Kabel Fiber Optik

  1. Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
  2. Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
  3. Aerial Cable/Self-Supporting
  4. Hybrid & Composite Cable
  5. Armored Cable
  6. Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  7. Simplex cable
  8. Zipcord cable

Ilustrasi Gambar Single Mode dan Multi Mode
Pengertian Kabel Fiber Optik dan Bagian - Bagian Kabel Fiber Optik


Kelebihan Fiber Optik

  1. Bahan fiber optik tidak bisa berkarat
  2. Fiber optik mempunyi ukuran yang kecil, ringan dan fleksibel
  3. Kabel fiber optik ini tidak terganggu dengan adanya suatu gangguan gelombang elektrik dari sumber lain
  4. Fiber optik ini tidak menggunakan suatu energi elemen listrik atau api sehingga tidak dapat menyebabkan resiko kebakaran
  5. Bahan pembuat kabel fiber optik ini lebih hemat dan unggul dibandingkan dengan jenis kabel yang menggunakan bahan dari tembaga
  6. Kabel fiber optik mampu mengirimkan sinyal lebih jauh dibanding kabel jaringan lainnya, bahkan tanpa penguat jaringan pun, sinyal dapat dikirimkan untuk jarak yang jauh.
  7. Material kabel fiber optik lebih awet dan dapat bertahan dari berbagai kemungkinan – kemungkinan kerusakan akibat kondisi lingkungan seperti panas ataupun kelembaban udara. Sehingga untuk biaya perawatan menjadi lebih sedikit.
  8. Kabel fiber optik kuat terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel. Karena tidak membawa arus listrik sama sekali, fiber optik kebal terhadap efek interferensi elektromagnetik. 
  9. Bandwith kabel fiber optik tergolong memiliki kapasitas yang besar yaitu sekitar 1 GB per second. Hal ini dimanfaatkan oleh perusahaan internet dan telepon untuk memberikan bandwidth yang tinggi dengan kualitas yang sangat baik. 
  10. Lebih tinggi keamanannya. Kabel fiber optik minim distorsi sehingga kemungkinan penyadapan lebih kecil. Sehingga kabel fiber optik cocok sekali digunakan untuk telekomunikasi yang memerlukan keamanan yang lebih tinggi. Selain itu, karena tidak memancarkan energi elektromagnetik, penyadapan hampir tidak mungkin dilakukan.


Kekurangan Kabel Fiber Optik

  1. Proses instalasi kabel optik terbilang mahal dibandingkan dengan kabel jaringan jenis lainnya , hal ini dikarenakan material dan proses instalasinya. 
  2. Saat sedang proses instalasi fiber optik, bahwa diperlukan beberapa alat khusus dan perangkat elektronik yang sangat mahal, sehingga memang untuk menginstalasi jaringan fiber optik ini dibutuhkan biaya yang cukup besar.
  3. Karena proses instalasi nya menggunakan alat khusus, jika terjadi kerusakan pun harus diperbaiki dengan teknisi khusus dari provider yang mengerti dalam mengoperasikan alat tersebut, maka dengan itu kita juga akan diterapkan atau dikenakan biaya tambahan
  4. Sampai saat ini, masih terdapat kemungkinan loss data, karena adanya atenuasi gelombang cahaya pada jarak yang sangat jauh, sehingga dibutuhkan repeater untuk mengurangi atenuasi.
  5. Untuk pengoperasiannya sendiri, fiber optik membutuhkan sumber cahaya yang benar-benar kuat untuk mentransmisikan data dengan baik.
  6. Selain itu, kabel fiber optik juga harus diinstalasi pada jalur yang berbelok atau memiliki sudut dan melengkung, sehingga gelombang cahaya dapat berlalu lalang dengan lancar sesuai dengan kriteria.


Cara Kerja Kabel Fiber Optik

Prinsip cara kerja dibawah ini berlaku pada semua fiber optik, namun yang membedakannya hanyalah cara perambatannya. 

  • Untuk fiber optik single-mode, cahaya tidak memantul pada dinding-dinding core, jenis mode ini hanya dapat berjalan lurus dan hanya ada satu pancaran cahaya.
  • Sementara itu multi-mode cahaya memantul-mantul pada dinding core. Ketika cahaya memancar pada suatu permukaan dengan sudut yang tajam (dibawah 42⁰), maka cahaya tersebut akan terpantulkan. Seakan-akan kaca tersebut adalah sebuah cermin, maka dengan demikian hasilnya akan berbeda kalau sinar tersebut datang dari sudut 90⁰, dimana sinarnya akan tembus langsung keluar kaca.


Cara Kabel Fiber Optik Mentransmisikan Data

Kabel jaringan fiber optik memiliki cara kerja yang sangat berbeda dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Pasalnya kabel jaringan fiber optik bukan mentransmisikan sinyal listrik seperti kabel-kabel jaringan lainnya, melainkan mentransmisikan cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. 

Dengan begitu maka kabel jaringan yang satu ini punya keunggulan dalam hal mengurangi masalah gangguan gelombang frekuensi bahan elektrik, sehingga sangat ideal untuk digunakan pada kawasan yang dikelilingi gelombang frekuensi cukup tinggi.

Prinsip menggunakan gelombang cahaya pada kabel jaringan fiber optik membuatnya mampu membawa informasi lebih banyak dan menghantarkannya ke jarak yang jauh dibanding kabel jaringan lainnya yang masih menggunakan prinsip sinyal listrik. Hal ini dapat terjadi karena bahan baku yang digunakannya merupakan serat kaca murni yang dapat terus memancarkan cahaya tak peduli berapa panjang kabel yang ada.

Dalam prosesnya, cara kerja kabel fiber optik adalah dengan memanfaatkan cermin yang menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca). 
.
.
.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

Post a Comment