Mengenal lebih dekat dengan cikal bakal microsoft surface (Meja win vista)

komputerdia.com , Tehnologi Windows yang dioperasikan dengan mode layar sentuh sesungguhnya telah dilakukan perkembangan  mulai tahun 2001. Sesudahnya melalui beragam eksperimen serta pengembangan, pada thn 2005, pada akhirnya prototype final dari Microsoft Surface sudah usai. Lalu pada thn 2007, Microsoft memperkenalkannya ke muka umum dengan nama Microsoft Surface 1.0.
Sebelum melangkah pada pembahasan intinya, tentunya dari benak kita masih menimbulkan beberapa pertanyaan tentang produk ini, alasannya kenapa pihak microsoft memberikan nama surface pada produk besutannya yang satu ini. Jika kita melihat arti kata dari surface sendiri mempunyai arti permukaan dimana lebih spesifikasinya lagi permukaan ini menggambarkan bidang yang datar dan lurus layaknya seperti sebuah meja, maka tak heran banyak para pengguna teknologi di indonesia yang menyebut produk ini dengan sebutan meja windows vista

Mengenal lebih dekat dengan cikal bakal microsoft surface (Meja win vista)

Berikut ini adalah spesifikasi dari windows surface

  • Software development kit (SDK): Microsoft Surface 1.0
  • Form factor usage: Tables and counters
  • Display + vision input technology: Rear projection DLP w/cameras
  • Weight: 198 lbs (90 kg)
  • Physical dimensions (L × W × H): 42.5 × 27 × 21 in (108 × 68.6 × 53.3 cm)
  • CPU: Intel Core 2 Duo 2.13 GHz processor
  • Graphics (GPU): ATI Radeon X1650 – 256 MB
  • Memory: 2 GB DDR2
  • Storage (hard drive): 160 GB HDD
  • Display size: 30 in (76.2 cm) diagonal
  • Display resolution: 1024×768 – 4:3 aspect ratio
  • Extensions (ports): XGA (DE-15) video out, RGB analog component video out, RCA analog component audio out, 4 USB ports
  • Networking: Wi-Fi 802.11g, Bluetooth, and Ethernet 10/100
  • Operating system: Windows Vista (32-bit)
Setelah itu, Microsoft serta Samsung bekerja bersama meningkatkan tehnologi PixelSense. PixelSense sendiri adalah sejenis pengembangan selanjutnya dari Microsoft Surface 1. 0. Akhirnya, pada arena CES2011 Samsung serta Microsoft memperkenalkan satu product dengan nama SUR40.



Spesifikasi Samsung SUR40 with Microsoft PixelSense

  • Software development kit (SDK): Microsoft Surface 2.0
  • Form factor usage: Tables, counters, kiosks and walls
  • Display + vision input technology: Thin LCD w/PixelSense technology
  • Weight: 80 lbs (36 kg)
  • Physical dimensions (L × W × H): 42.7 × 27.5 × 4 in (108.5 × 69.9 × 10.2 cm)
  • CPU: AMD Athlon II X2 2.9 GHz dual-core processor
  • Graphics (GPU): AMD Radeon HD 6570M – 1 GB GDDR5
  • Memory: 4 GB DDR3
  • Storage (hard drive): 320 GB HDD
  • Display size: 40 in (101.6 cm) diagonal
  • Display resolution: 1920×1080 – 16:9 aspect ratio
  • Extensions (ports): HDMI input & output, S/PDIF 5.1 digital audio surround sound out, RCA analog component audio out, 3.5 mm TRS (stereo mini-jack) audio out, 4 USB ports
  • Networking: Wi-Fi 802.11n, Bluetooth, and Ethernet 10/100/1000
  • Operating system: Windows 7 Professional for Embedded Systems (64-bit)
Untuk masalah harga dari Microsoft Surface generasi pertama ketika itu sangatlah mahal. Yakni angka jualnya mencapai harga $10. 000 USD. Samsung SUR40, yang bernilai $8. 400 USD juga tak demikian disukai di pasar enterprise, walau sebenarnya telah menggunakan SDK Microsoft Surface 2. 0.

Sekarang ini, beberapa usaha yang bergerak di bidang kafe, restoran, serta kasino kelas atas, masihlah menggunakan product ini sebagai meja mereka. Karena ada tehnologi PixelSense, meja ini dapat mendeteksi cangkir, koin, sampai kartu. Sayangnya mulai sejak hadirnya genarasi tablet Surface, belum ada berita bakal ada generasi penerus dari meja Surface ini.
.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

Post a Comment