Ransomware Wannacry Masih Lancarkan Serangan dan Tidak Bisa Berhenti Beraksi

komputerdia.com - Sempat beredar kabar bahwa salah satu virus mematikan perangkat komputer yakni Ransomware Wannacry di akhir-akhir bulan lalu diklaim bahwa serangannya sudah bisa dihentikan dan sudah mendapatkan vaksinnya. Namun hal ini nampaknya berbalik dengan kenyataan yang ada.

Aksi ransomware ini diketahui sampai saat ini masih tetap menggerogoti sistem komputer bahkan yang parahnya mereka terus melakukan perubahan bentuk serangan, hal ini dibuktikan dengan lumpuhnya salah satu sistem komputer perusahaan besar dunia yaitu Honda di Amerika Utara pada minggu yang lalu, alhasil perusaahaan honda tersebut terpaksa menutup aktivitasnya untuk sementara waktu.

Baca Juga :

Ransomware Wannacry Masih Lancarkan Serangan dan Tidak Bisa Berhenti Beraksi

Aksi Ransomware Wannacry Masih Berlanjut


Ransomware kembali berulah, beberapa negara juga jadi korbannya. Meski beberapa pihak coba menangani, malware ini dipercaya tidak akan berhenti melakukan aksinya untuk terus menyerang sistem komputer di seluruh dunia. 

Seperti di ketahui sejak Selasa tanggal 27 Juni 2017 beberapa serangan syber melanda sebagian negara seperti Ukraina, Inggris, Belanda, Australia dan Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung, serangan massif mengakibatkan kerusakan beberapa infrastruktur kritis di Ukraina, seperti mesin ATM serta Bank Sentral Ukraina. 

Diluar itu system kereta serta bandara di Ukraina hingga sekarang ini belum juga pulih karna menjadi korban serangan ransomware ini. Belum juga serangan menghantam satu diantara  banyaknya perusahaan minyak paling besar di Rusia, Rosneft. 

Pakar keamanan siber Pratama Persadha menerangkan serangan ransomware kali ini serupa dengan Wannacry beberapa waktu kemarin. Efeknya mengglobal dan memakai eksploit eternal blue yang digunakan oleh ransomware wannacry. 

Pratama Persadha juga menambahkan kalau ransomware ini miliki kekuatan untuk hentikan sistem booting pada windows, hingga dengan otomatiscomputer sama sekali tidak dapat dibuka. Duplikasi golden eye ini mengenkripsi file serta NTFS (New Technology File System) yang dengan default telah ada pada komputer windows hingga tidak dapat lakukan booting. 


Baca Juga :

Sama dengan halnya wannacry, aktor serangan ransomware kali ini juga meminta tebusan lewat pembayaran bitcoin. Mengapa bitcoin, karna dipandang lebih aman serta tidak gampang dilacak kepemilikan akun bitcoin tersebut. 

Selanjutnya Pratama menyebutkan apabila serangan ini berkaitan dengan ransomeware wannacry, mungkin saja serangan ransomware tidak akan berhenti. Karna wannacry sendiri yaitu satu diantara beberapa ribu senjata siber yang konon sukses dicuri dari National Security Agency (NSA) oleh sekumpulan peretas. 

Menurutnya masih tetap akan ada serangan yang jauh lebih massif serta beresiko. Karenanya BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) bersama Deputi Siber BIN (Badan Intelijen Negara) mesti berusaha keras, karna ini juga akan mengganggu keamanan nasional dalam periode waktu yang belum juga dapat diprediksikan. 



.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

1 Response to "Ransomware Wannacry Masih Lancarkan Serangan dan Tidak Bisa Berhenti Beraksi"

  1. ini yang paling ngeri saat ini.
    jangan sampai kalian yang terkena korbannya ya

    ReplyDelete