Pengertian Kriptografi, Sejarah dan Jenis-Jenis Kriptografi

komputerdia.com - Kriptografi atau Cryptography jika dilihat  dari sejarahnya sampai saat ini mempunyai dua typical, yakni kriptografi Klasik dan kriptografi modern. Secara teknis kedua typical kriptografi ini mempunyai fungsi dan tujuan yang sama yakni sebagai media yang bertugas untuk mengamankan suatu informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data.

Untuk mengetahui pengertian Kriptografi , sejarah serta jenis - jenisnya secara menyeluruh kalian dapat membacanya pada penjelasan dibawah ini.

Baca Juga :

Pengertian Kriptografi, Sejarah dan Jenis-Jenis Kriptografi

Pengertian Kriptrografi

A. Kriptografi Klasik

Kriptografi atau Cryptography Klasik adalah persamaan atau sinonim dari kata "enkripsi", yang dapat diartikan sebagai alat untuk meng-konversi kalimat-kalimat yang dapat dibaca secara mata telanjang menjadi suatu deretan kaliamat yang tidak masuk akal. 

Pembuat dari pesan enkripsi sendiri akan membagi teknik pemecahan sandi yang dibutuhkan untuk mengembalikan suatu informasi menjadi bentuk yang asli jika hanya dengan penerima yang diinginkan, sehingga dapat mencegah orang yang tidak mempunyai akses ke file tersebut.

B. Kriptografi Modern

Kriptografi atau Cryptography Modern adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data sehingga dapat mengkonstruksi dan menganalisis suatu protokol komunikasi yang dapat memblokir pihak-pihak yang tidak mempunyai akses terhadap keamanan file tersebut.


Sejarah Kriptografi

Sejarah penulisan rahasia tertua dapat ditemukan pada peradaban Mesir kuno, yakni pada tahun tahun 3000 Sebelum Masehi. Bangsa Mesir kuno telah menggunakan ukiran rahasia yang disebut dengan hieroglyphics untuk menyampaikan suatu pesan kepada orang-orang yang berhak menerima pesan tersebut.

Kemudian pada awal tahun 400 sebelum masehi, bangsa Spartan dari Yunani memanfaatkan kriptografi di bidang militer yang telah menggunakan bantuan alat yang disebut scytale, yakni sebuah pita panjang yang dibuat dari daun papyrus.

Dalam bahasa yunani sendiri kata kriptografi berasal dari kata “kryptós” dan “gráphein” yang mempunyai arti tersembunyi dan tulisan . Kriptografi sendiri telah digunakan oleh Julius Caesar sejak zaman Romawi Kuno. Teknik ini juga digunakan oleh Caesar cipher untuk mengirim suatu pesan yang bersifat rahasia.

Sementara itu, peradaban Islam juga telah menemukan kriptografi karena penguasaannya terhadap ilmu matematika, statistik, dan linguistik. Bahkan teknik kriptanalisis jika dilihat dari sejarahnya, untuk pertama kalinya dikemukakan pada abad 9 M oleh seorang ilmuwan islam bernama Abu Yusuf Ya’qub ibn ‘Ishaq as-Shabbah al Kindi atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Al-Kindi yang telah menuliskan kitab tentang seni memecahkan kode. 

Pengertian Kriptografi, Sejarah dan Jenis-Jenis Kriptografi

Untuk kitabnya sendiri, Al-Kindi memberikan judul Risalah fi Istikhraj al-Mu’amma yang berarti Manuskrip untuk memecahkan pesan-pesan Kriptografi, beliau sendiri terinspirasi membuat kitab tersebut dari perulangan huruf dalam Al-Qur’an, Al-Kindi menemukan teknik analisis frekuensi, yakni teknik untuk memecahkan ciphertext berdasarkan frekuensi kemunculan karakter pada sebuah pesan 



Jenis - Jenis Kriptografi

A. Jenis Kriptografi Berdasarkan Kunci

  • Algoritma Simetris 
Algoritma ini disebut simetris dikarenakan mempunyai sebuah key atau kunci yang sama dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi sehingga algoritma ini juga sering disebut dengan algoritma kunci tunggal atau algoritma satu kunci. Key dalam algoritma ini bersifat rahasia atau private key sehingga algoritma ini juga disebut dengan algoritma kunci rahasia, dan aksesnya hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang diberikan akses.

  • Algoritma Asimetris 
Algoritma ini disebut asimetris karena sistem kunci yang digunakan untuk enkripsi berbeda dengan kunci yang digunakan untuk dekripsi. Kunci yang digunakan untuk enkripsi sendiri adalah kunci publik atau public key sehingga algoritma ini juga disebut dengan algoritma kunci publik. Sedangkan kunci untuk dekripsi menggunakan kunci rahasia atau private key.


B. Jenis Kriptografi Berdasarkan Perkembangan

  • Algoritma Kriptografi Klasik 
Algoritma ini digunakan sejak sebelum era komputerisasi dan kebanyakan menggunakan teknik kunci simetris. Metode menyembunyikan pesannya adalah dengan teknik substitusi atau transposisi atau keduanya. 

Teknik substitusi merupakan proses pergantian karakter dalam plaintext menjadi suatu karakter lain yang hasilnya berupa ciphertext. 

Sedangkan transposisi adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mengubah format plaintext menjadi format ciphertext dengan cara permutasi karakter. Kombinasi keduanya secara kompleks adalah yang melatarbelakangi terbentuknya berbagai macam algoritma kriptografi modern yang saat ini cukup populer digunakan.

  • Algoritma Kriptografi Modern 
Algoritma ini memiliki tingkat kesulitan yang kompleks, dan kekuatan kriptografinya ada pada key atau kuncinya. Algoritma ini menggunakan pengolahan sebuah simbol biner karena berjalan mengikuti operasi komputer digital. Sehingga membutuhkan suatu dasar berupa suatu pengetahuan terhadap matematika untuk dapat menguasainya secara penuh.

Dalam algoritma kriptografi modern juga dapat dibagi menjadi beberapa area studi, diantaranya adalah sebagai beriukut :
  1. Kriptografi kunci-simetris
  2. Kriptografi kunci-publik
  3. Kriptanalisis
  4. Kriptogfari sederhana
  5. Kriptosistem


.
.

Berlangganan Artikel terbaru (free):

Post a Comment